Skip to main content

Ke Lawang Sewu dan Kulineran di Semarang

Ke Semarang kali ini dalam rangka menghadiri acara wisuda sepupuku. Kelar acara, cusss jalan jalan dan makan makan. 

Setelah beberapa kali ke Semarang, baru kali ini aku sempat mengunjungi Lawang Sewu. Padahal ke sana ngga mesti jauh2. Lokasinya persis di tengah kota. 

Kami memarkirkan mobil di pinggir jalan samping dekat selokan. Lalu jalan kaki sedikit ke pintu masuk. Tiketnya 10 rb per orang. Setelah masuk, kami lalu dihampiri oleh seorang petugas yang menawarkan jasa pemandu wisata. Kamipun sepakat memakai jasanya karena penasaran dengan hal2 menarik di dalam. 

Lawang Sewu ternyata adalah bekas gedung maskapai kereta api Belanda. Dinamakan Lawang Sewu karena gedung ini mempunyai pintu2 dan jendela2 besar yang sangat banyak (lawang : pintu, sewu : seribu). Orang Belanda memang canggih banget dalam bidang arsitektur. Gedung ini walaupun sudah berusia seratus tahunan, tapi masih berdiri kokoh dan cantik. Tiap detailnya dipikirkan dengan baik dan rapi. Dari luar terlihat elegan sekali, dan saat berada di dalamnya terasa nyaman dan sejuk. 

Image seram yang diceritakan orang2 alhamdulillah tak kurasakan. Entah kalau malam. Pemandu kami pun terlihat tak ingin menjelaskan lebih jauh saat kami tanya tentang isu2 horor tsb. Ia hanya tersenyum dan tampak berusaha mengalihkan pembicaraan. Wah, misterius juga.. Haha

Kami menjelajahi ruangan demi ruangan, sambil menyimak penjelasan pemandu dan berfoto2 ria. Oh iya, keuntungan lain memakai jasa pemandu, kita bisa meminta tolong pada beliau untuk mengambilkan foto. Beliau juga tahu dimana spot2 foto yang oke. 

















Puas menjelajahi Lawang Sewu, kamipun lanjut wisata kuliner. Makanan yang sempat kami cicipi adalah tahu gimbal, bakso, soto bangkong, nasi gandul dan lumpia. Semuanya enak enaaak.. !




soto bangkong 

lumpia gang lombok 

antrian di lumpia gang lombok 
Siang2 sebelum pulang ke Jakarta, kami singgah makan siang di restoran Pesta Keboen. Restonya cantik, bergaya eropa kuno dengan sedikit sentuhan Jawa. 






Setelah itu kami ke Blendoek. Foto2 sebentar di tamannya lalu cuss ke stasiun Tawang dan balik Jakartaa.. 



Alhamdulillah tripnya seruuu bangettt. Kapan2 mau lagi aaah.. ^^



Comments

Popular posts from this blog

Liburan Keluarga di Ciater Camping Park ( Part 1)

Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga liburan bareng sepupu2. Udah lamaa direncanakan, tapi tau sendiri deeh gimana susahnya ngatur skejul. Jangankan liburan yang nginep, mau ketemuan aja jarang2 bisanya, padahal cuma 3 keluarga loh inii. Duh duuuh nasib orang Jakarta yaa.. Setelah silaturahim pas lebaran kemarin,  kamipun sepakat untuk merencanakan lagi liburannya dengan serius. Lalu kami membuat WA grup dan diskusi dilanjutkan di sana. Awalnya kami merencanakan liburan ke Teluk Kiluan di Lampung, pas lihat peta loh kok jauh. Trus ganti tujuan ke Ujung Kulon, eh masih berasa jauh juga. Ganti lagi ke Anyer, ah kayaknya kurang sreg. Pindah tujuan ke Garut, tapi kok ngga nemu tempat nginep yang sesuai kemauan kita.  Akhirnya setelah browsing2 lagi, ketemulah si Ciater Camping Park ini di blognya tesyaskinderen dan aku langsung jatuh hati.  Langsung deh aku lempar ke grup dan direspon baik oleh yang lain. Sebelum berubah pikiran lagi, cusss ketok palu deh.. Bismill...

Seru Main Salju di Trans Snow World Bintaro

Bulan Desember 2020  lalu kami ke Trans Snow World Bintaro. Sengaja pergi di hari biasa dengan harapan pengunjungnya tidak terlalu ramai. Tiketpun lalu dibeli secara online, dengan harga promo buy 1 get 1. Lumayan bangett! TSW Bintaro beroperasi sejak Desember 2019. Lokasinya di lantai 4 Transpark Mall Bintaro, tak terlalu jauh dari exit tol Pondok Aren. Berbeda dengan kakaknya si TSW Juanda (Bekasi) yang bertemakan Pegunungan Alpen di Swiss, TSW Bintaro ini mengambil tema Musim Dingin di Gunung Fuji Jepang. Durasi bermainnya 2 jam saja. Jadi kita akan diberi semacam gelang penanda waktu yang akan memberitahu kita jika waktu bermain sudah habis. Selain itu kita juga akan dipinjamkan sepatu boots dan diberi kaus kaki. Selebihnya bawa sendiri dari rumah, seperti jaket, sarung tangan, dan topi kupluk. Di masa pandemi ini, TSW buka jam 11 pagi. Kami berangkat dari rumah jam 10.45, tiba di sana sekitar jam 11.15 daaan ternyata kami salah perkiraan. Pengunjungnya ternyata ramai sampai ...

“The Playground” and ”Playparq”, the best place for a superfun playdate ever..!

Bosen ngajak anak2 ke mall? Ho oh, sammaaa..! Pinginnya ke suatu tempat yang beda gitu.. yang outdoor, yang anak2 bisa main bebas lepas menyalurkan energi tanpa kena hawa AC melulu.. Untungnya saya nemu sebuah cyber forum yang sedang ramai membahas tentang sebuah tempat bermain outdoor untuk anak di Jakarta. Ada dua tempat yang sepertinya sangat direkomendasikan oleh forum tsb. Yes… The Playgorund dan Playparq , yang keduanya terletak di daerah Kemang. Maka meluncurlah kami kesana. Yang pertama kami datangi adalah The Playground. Pertama kali kesana sekitar awal tahun 2011. Lalu yang kedua, April 2013 kemarin, pas Ano ulangtahun yang ke-4. The Playground The Playgorund ini sungguh teramat sangat menyenangkan untuk anak2 usia 2-8 tahunan. Begitu masuk, kami langsung terpaku melihat tempatnya yang begitu bersih, colourful, dan rindang. Permainannya bermacam2, dan standar safetynya pun sudah standar luar negeri. Lantai dialasi karpet tebal dan anti slip. Area permainan pun di...